Zidane Gelar Latihan Khusus Untuk Laga Final LCE


Pelatih Real Madrid, Yazide Zinedine Zidane telah menggelar latihan khusus bagi timnya sebelum bertemu Juventus pada final Liga Champions Eropa 4 Juni nanti. Pasalnya Zidane sedang memiliki sejumlah PR yang harus dikerjakannya dalam persiapan kali ini. Tentu dirinya harus bisa mendongkrak semangat anak asuhnya jelang laga final nanti.

Zidane Gelar Latihan Khusus Untuk Laga Final LCE

Zidane Gelar Latihan Khusus Untuk Laga Final LCE

Sesi latihan tertutup pun telah dia lakukan di Valdebebas Selasa kemarin (30 Mei). Usai sang Captain Sergio Ramos dan kawan – kawan menikmati libur mereka setelah berhasil juara la liga musim 2016 – 2017. Pasukan Real Madrid pun telah menjalani latihan tertutup tersebut yang nantinya sebagai persiapan menghadapi Juventus.

Untuk latihan hari Selasa kemarin sejumah media dan wartawan boleh meliput sesi latihannya. Namun pada hari latian haru esok kamis (1 Mei) waktu setempat, sesi latihan tersebut akan sulit untuk diakses oleh media maupun alat canggih lainnya. Karena menurut Zidane, latihan kali ini tidak pantas untuk dipertontonkan.

Jadi latihan tertutup tersebut memang sengaja ia lakukan agar dia bisa menerapkan beberapa hal yang harus diserap pemainnya. Tentu dengan latihan tersebut, para pemain El Real lebih fokus dan konsentrasi penuh dalm berlatih agar bisa menang melawan Juventus. Dan bagi alasan agar dia menggelar latian tertutup yaitu agar taktik yang diterapkannya tak mudah bocor melalui media.

Dia juga mengatakan pada media sebelum menggelar latihan tertutup tersebut pada hari kamis. Dalam pendapatnya di berkata bahwa dirinya dan tim El Real akan memulai melakukan banyak hal penting yang untuk bisa menang. Tentunya dia juga telah merencanakan segala macam taktik dan strategi jitu agar bisa menembus tembok kokoh Juventus.

Yang mana laga Liga Champions Eropa nantinya akan mempertemukan antara Juventus melawan Real Madrid. Pertandingan akbar itu akan dilangsungkan di Stadion Milennium, Cardiff, Wales. Dirinya pun sangat bersikeras untuk bisa menepis kutukan bahwa tak ada tim yang bisa mempertahankan titel Liga Cahmpions Eropa di tahun berikutnya.